Kembali ke Intisari News
May 11, 2023
Sampai Hati Betul Dia
Sampai Hati Betul Dia
Sampai Hati Betul Dia (INTISARI)
Penulis Ade S
Editor Ade S

Intisari Plus - Sebagai pengurus rumah tangga, Nyonya Schoenleben merupakan pekerja yang baik. Namun kematian demi kematian selalu terjadi di semua tempat kerjanya. Semuanya disebabkan oleh hal yang sama yaitu peracunan.

---------------

Pada tahun 1807, seorang janda berusia hampir 50 tahun, kelahiran Nuernberg berdiam di kota Pegnitz, di daerah pegunungan Bayreuth. Ia menamakan dirinya Nanette Schoenleben, terlahir Steinacker. Di sana ia hidup dari hasil merajut. Karena kelakuannya baik, ia disegani orang sekelilingnya. Karena kelakuan yang baik ini pula, maka ia diterima bekerja sebagai pengelola rumah tangga oleh Hakim Wolfgang Glaser pada tanggal 25 Mei 1808. 

Tuan Glaser pada waktu itu hidup terpisah dengan istrinya yang diam di kota Kasendorf. Beberapa bulan kemudian Glaser rujuk kembali dengan istrinya yang selama berpisah hidup dengan sanak keluarganya. Tapi wanita yang sehat kuat ini tidak lama sesudah kembali ke rumah suaminya, terserang penyakit muntah-muntah dan diare hebat. Ia meninggal pada tanggal 26 Agustus, 4 minggu sesudah rujuk.

Nyonya Schoenleben sesudah kejadian ini meninggalkan rumah Glaser dan pada tahun itu juga diterima bekerja pada Hakim Grohmann di kota Saospareil. Hakim Grohmann masih jejaka. Tuan Grohmann ini, meskipun usianya baru 39 tahun dan berbadan kekar, sering sakit-sakitan. Sudah bertahun-tahun ia menderita reumatik dan sering kali harus tinggal di tempat tidur. Pada waktu-waktu seperti itu Nyonya Schoenleben  menunjukkan bahwa ia seorang pengelola rumah tangga yang baik. 

Di musim semi tahun 1809, Grohmann makin parah sakitnya karena ditambah dengan gejala-gejala yang dahulu tidak muncul. Selain muntah hebat, ia menderita sakit di usus, sering mencret, dan kulitnya tampak sangat kering. Tenggorokannya kering, ia merasa sangat lemah, sangat haus dan lemas di tungkai dan kaki tangan. Ia meninggal pada tanggal 8 Mei, sesudah sakit selama 11 hari.

Pengelola rumah tangganya yang selalu menjaganya dengan baik, seakan-akan tidak dapat menerima kematiannya. Bahwa Grohmann yang sudah sering sakit itu mati secara alamiah, tidak diragukan orang. Para dokter pun tidak curiga.

Nyonya Schoenleben kembali menganggur. Karena terkenal berkelakuan baik dan sangat sabar melayani orang sakit, ia segera mendapat pekerjaan lagi. Istri anggota DPRD Gebhard sedang menunggu kelahiran anaknya. Ia meminta Nyonya Schoenleben untuk membantunya selama ia masih harus berbaring sesudah melahirkan. Nyonya Schoenleben mau dan masuk di rumah tangga Gebhard sejak sang nyonya melahirkan. Ia mengelola rumah tangga, Nyonya Gebhard dan bayi yang baru lahir dilayaninya. Anak itu dilahirkan pada tanggal 13 Mei 1809. Ibu dan anak dalam keadaan sehat-sehat saja. Tetapi pada hari ketiga, nyonya yang baru melahirkan jatuh sakit. 

Jangan biarkan penasaranmu tergantung.
Akses tanpa batas dengan Intisari Plus.