Intisari Plus - Seorang wanita tewas dicekik di Taman Mawar, Gedung Putih. Setelah diselidiki, ia kerap menjamu para pejabat di rumahnya, memotret diam-diam lalu kemudian memeras mereka.
--------------------
Malam itu Senator Everett E. Cranshaw menjadi tamu pribadi Presiden Franklin D. Roosevelt di Gedung Putih. Keduanya sama-sama alumnus Harvard. Bedanya, Roosevelt kini pimpinan Partai Demokrat, sedangkan Cranshaw pentolan Partai Republik.
Ny. Eleanor Roosevelt cuma sebentar ikut menemani mereka, karena tamunya sendiri sudah menunggu di ruang makan pribadinya. Missy LeHand-lah, sekretaris Presiden, yang kemudian menggantikannya.
Usai menemui tamunya, Presiden yang lumpuh itu dipapah ke kamarnya oleh seorang pelayan. Pakaiannya kemudian ia tukar dengan piama. Sementara itu, Missy memutar piringan hitam.
Presiden tengah menikmati makan malamnya di kamar bersama Missy ketika telepon berdering. Missy yang mengangkatnya. Stan Siegel, agen dinas rahasia yang bertugas menjaga keselamatan Presiden, melaporkan perihal penemuan mayat di Taman Mawar Gedung Putih. Missy merasa tidak perlu menyampaikan kabar itu sekarang kepada Presiden.
Putri senator
